Teknik dan Metode Pendugaan Stok Perikanan

Posted: 21 Mei 2011 by Zalfa' Aqilah in Manajemen Perikanan
Tag:, , , , ,

Pengkajian Stok PerikananPengkajian stok banyak menggunakan beberapa perhitungan statistik dan matematik untuk memprediksi secara kuantitatif tentang perubahan populasi ikan dan menentukan alternatif pilihan manajemen perikanan.

Teknik Pendugaan Stok
Pengkajian stok dapat dilakukan dengan 4 tahapan, antara lain:

(1) Pendugaan karakteristik stok (pertumbuhan, mortalitas alam dan karena penangkapan serta potensi reproduksi), (2) Pendugaan kelimpahan ikan di laut, (3) Hubungan antara upaya (effort) dan mortalitas penangkapan dan (4) Pendugaan produksi untuk jangka pendek dan jangka panjang berupa skenario penangkapan atas dasar kelimpahan dan karakteristik stok masa sekarang.

Metode Pendugaan Stok
Metode berbasis panjang ikan. Khusus masalah di daerah tropis, adalah kesulitan
dalam menentukan umur ikan secara tepat. Metode dengan berbasis panjang ikan dalam penelitian perikanan untuk pendugaan stok semakin dikembangkan dan diperbaharui. FISAT (FAO-ICLARM = Stock Assessment Tool) merupakan perangkat lunak yang dikembangkan dari pakel ELEFAN (Electronic LEngth Frequency ANalysis) dan LFSA (Length-based Fish Stock Assessment) dijadikan paket standar metode yang didasarkan pada panjang. Keluaran dari program FISAT adalah:

  • “Perkiraan parameter pertumbuhan dari ukuran panjang ikan, pertumbuhan tumbuh dan frekuensi panjang.
  • “Perkiraan mortalitas dan parameter yang terkait.
  • “Identifikasi rekruitmen musiman.
  • “Penghitungan rekruitmen dengan menggunakan virtual population analysis (VPA).
  • “Prediksi dari produksi dan biomas per rekrut (Y/R; B/R) dari model Beverton dan Holt (1957) dan Thompson dan Bell (1934) untuk single atau multi spesies.

Metode Produksi Surplus.
Dari pandangan seorang biolog strategi yang benar adalah cukup dengan memperhitungkan Maximum Sustainable Yield (MSY) = Produksi Maksimum Lestari. Manager perikanan sekarang telah mempertimbangkan lebih menyeluruh dari aspek biologi, ekonomi dan sosial dalam memprediksi strategi penangkapan optimal bagi usaha perikanan. Model prediksi surplus biasanya menggunakan model Schaefer (1954) dan Fox (1970). Data yang diperlukan untuk menghitung MSY adalah data penangkapan dan
upaya (effort).

Metode Tak Langsung.
Terdapat beberapa pendekatan untuk pendugaan sumber daya perikanan secara tidak langsung. Diantaranya adalah pendugaan produksi ikan dari produksi primer, kelimpahan zooplankton, survei telur dan larva ikan dan pengujian kandungan perut ikan pada tingkat trophic tinggi. Dari uraian tersebut di atas, bisa disimpulkan apa tugas ahli perikanan dalam menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • “Bagaimana keadaan hasil penangkapan sekarang sebagai gambaran potensi hasil penangkapan yang maksimum.
  • “Bagaimana keadaan tingkat penangkapan dan apa yang terjadi bila eksploitasi ditingkatkan.
  • “Berapa armada kapal yang diperlukan untuk operasi penangkapan pada level yang optimal.
  • “Bagaimana pengaruhnya terhadap stok dan hasil tangkapan bila ada perubahan ukuran mata jaring (mesh size), atau pengaruh terhadap ukuran minimum ikan yang tertangkap.

Iklan
Komentar
  1. Tania berkata:

    Dengan adanya teknik pendugaan / perkiraan stok perikanan. Di harapkan semua masyarakat bisa mengkonsumsi ikan secara cukup.

    https://polldaddy.com/js/rating/rating.js

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s