Si Udin dan Sandal Pak Haji

Posted: 17 Juni 2011 by Naurah Kamilah in Cerita Lucu
Tag:, ,

Sekedar berbagi,

catatan dari seorang teman  <bangsas>/<risda>, semoga dapat diambil hikmahnya…

Sandal Pak Haji

Setelah sholat di Musholah sebelah rumah, Pak Haji kebingunan mencari sandalnya.
Lalu datanglah Udin anak muda yang sering ikut acara di Mushollah.

“Ada apa Pak Haji?”

“Sandal ane hilang!’

“Oh, tadi diambil Lela anak Pak Haji, biar saya ambilin ya Pak Haji.”

“Oh ya, tolong. Makasih ya, Din”

Segeralah Udin ke rumah pak haji di sebelah dan menemui Lela yang sejak tadi ada di teras.

“Asalamu alaikum, Lela!”

“Wa alaikum salam. Ada apa, Din?”

“Lela, mungkin kamu gak percaya, tapi tadi pak haji bilang, saya disuruh cium pipi kamu!”

“Mana mungkin babe bilang begitu, enak aja!”

“Ya udah kalau gak percaya”

Lalu Udin berteriak ke arah musholah.

“Pak Haji, gak dikasih sama Lela,,,”

“Lela…ayo kasih, jangan gak dikasih,,,” teriak Pak Haji dengan nada agak marah.

Mendengar ayahnya kelihatan serius, Lela percaya saja, pasti ada alasannya.
Setelah mencium pipi kanan, Udin bilang lagi.

“Lela, kata Pak Haji harus pipi kanan dan kiri, jadi pipi kiri juga harus dicium”

“Kok aneh si babe?” pikir Lela.

“Ya udah kalo gak percaya!.”

Lalu Udin berteriak lagi ke arah musholah.

“Pak Haji, cuma dikasih sebelah sama Lela,,,”

“Lela… buruan kasih, jangan cuma sebelah, kasih dua-duanya,,,,” teriak Pak Haji dengan nada lebih tinggi.

Mendengar ayahnya semakin marah, Lela jadi percaya saja. Udin berhasil mencium pipikiri dan kanan Lela. Rencana yang dipikirkan berbulan-bulan ternyata berjalan lancar. Udin segera kembali ke musholah dan memberikan sandal yang sejak tadi disembunyikannya.

wkwkwkwkwk……

Humor ini mungkin terlihat konyol namun hikmahnya dalam.Kisah ini sebenarnya mewakili kehidupan kita saat ini.Dunia saat ini penuh dengan manipulasi.

Udin berhasil memanipulasi kepercayaan.Ia memanipulasi kepercayaan Pak haji kepadanya. Ia memanipulasi kepercayaan Lela pada ayahnya dan ia mendapatkan keuntungan dari manipulasi yang ia lakukan.

Kenapa tokohnya Udin?

Udin sebenarnya nama baik berasal dari kata Addin (Agama), tapi justru di situ masalahnya.Orang yang memanipulasi kita di dunia nyata justru tidak tampil bertato, gondrong, berotot atau membawa senjata.Orang yang akan memanipulasi kita mungkin ada yang berpeci, bersorban dan terlihat alim. Ada juga yang berdasi, bermobil dan bertutur kata baik. Ada juga yang berwujud caleg atau politisi. Ada yang menipu dengan pendekatan investasi, kerja sama bisnis atau pendekatan lain yang terlihat hebat. Mereka datang seolah datang sebagai dewa penolong yang ingin menolong kita yang sedang dalam keadaan lemah. Karena itu jangan mudah percaya, jangan mudah terpedaya.Apa yang membuat Lela terpedaya?

Lela sebenarnya adalah korban salah parenting.Banyak orang tua yang mendidik anaknya untuk patuh pada orang tua, padahal inti parenting bukan itu. Anak harus patuh pada orang tua karena orang tua mengajak pada kebaikan dan kebenaran, jadi sebenarnya yang harus dipatuhi anak adalah kebaikannya dan kebenarannya. Jika anak dilatih patuh pada kebenaran, maka ia diberi kebebasan untuk menentang atau mengkritik orang tua ketika orang tua bertindak tidak benar.Ini ideal, tapi banyak orang tua yang tidak mau sepenuhnya terbuka menerima kritik. Hasilnya seperti Lela, ia tahu itu salah, ia sadar ada yang aneh, tapi karena takut atau percaya buta pada orang tua ia menjadi korban manipulasi.

Semoga bisa diambil hikmahnya..

Iklan
Komentar
  1. leosolehudinyh3 berkata:

    terlalu kuonyol banget ce!!!!!!!!!
    leosolehudinyh3.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s