Archive for the ‘Konservasi’ Category


Salah satu pantai yang paling terkenal di Bali adalah pantai Kuta.  Rugi rasanya datang berlibur ke Bali tanpa penyambangi keindahan pantai ini apalagi pada saat matahari akan terbenam, keindahan sunset yang tidak terhalang oleh apapun, menambah suasana lebih indah… ditambah dengan gulungan ombak yang bergulung tanpa henti.
Di pantai ini setiap hari terutama pada sore hari penuh dengan wisatawan domestik maupun mancanegara, menantikan matahari terbenam, berenang, surfing, atau sekedar jalan-jalan di sepanjang bibir pantai.
Bagi anda yang belum pernah ke sana, dan ingin melihat suasananya dari jauh, anda bisa melakukannya dengan mengklik link di bawah ini :

Panorama Pantai Kuta Bali.


Pulau uta adalah salah satu pulau tak berpenghuni yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara, Indonesia.  Pulau ini secara geografis terletak di 0000’23’’ – 0001’23’’  LU dan  129037’29’’ -129038’18’’ BT. Ukuran pulaunya memang sangat kecil, tapi potensinya sangat luar biasa.  Dengan statusnya sebagai pulau tak berpenghuni dan kaya pohon kelapa, maka pulau ini menjadi habitat yang aman bagi kehidupan kepiting kelapa.

Lihat selengkapnya di link berikut ini :

Pesona Pulau Uta dalam Gambar dengan Birgus latro-nya.


Pulau uta adalah salah satu pulau tak berpenghuni yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara, Indonesia. Pulau ini secara geografis terletak di 0000’23’’ – 0001’23’’ LU dan 129037’29’’ -129038’18’’ BT. Ukuran pulaunya memang sangat kecil, tapi potensinya sangat luar biasa. Dengan statusnya sebagai pulau tak berpenghuni dan kaya pohon kelapa, maka pulau ini menjadi habitat yang aman bagi kehidupan kepiting kelapa.

Pesona Pulau Uta dalam Gambar dengan Birgus latro-nya.


Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman makhluk hidup yang tinggi sehingga oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah “Mega biodiversity” atau “keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi”umumnya dikenal sebagai Indomalaya atau Malesia bedasarkan penelitian bahwa 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia, padahal luas Indonesia hanya 1,3 % dari luas Bumi. Kekayaan makhluk hidup Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Brasil dan Republik Demokratik Kong.. (lebih…)


Gili Matra

Pantai Timur Gili Trawangan

Keunikan biodiversitas sumber daya kelautan seperti ekosistem terumbu karang, padang lamun, kekayaan flora dan faunanya adalah salah satu potensi obyek wisata yang banyak diminati para wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan Gili Matra merupakan salah satu daerah primadona wisata di Kabupaten Lombok Utara dengan wisata bahari sebagai atraksi wisata andalan. Berbagai kegiatan atraksi pariwisata alam dapat dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini. Jenis kegiatan yang dilakukan oleh para wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara adalah berjemur (sun buthing), snorkeling dan SCUBA diving. baca selanjutnya


keanekaraman hayatiKerusakan ekosistem terjadi akibat ulah manusia yang sengaja mengubah, mendegradasi, dan merusak bentang alam dalam skala luas.  Kerusakan ekosistem tersebut mendorong spesies dan bahkan komunitas menuju ancaman kepunahan.
Ancaman yang paling utama terhadap keanekaragaman hayati akibat aktifitas manusia adalah dapat berupa : ancaman-ancaman terhadap keanekaragaman hayati


siput mata bulan

siput batu laga

Turbo marmoratus umumnya dikenal sebagai Turban sorban marmer, Turban shell hijau, atau siput hijau atau di Maluku dikenal dengan nama Siput Batu Laga. Ini adalah siput laut dari famili Turbinidae yang besar, dengan tempurung tebal dan operkulum besar mengkilat yang menutup pintu belakang ketika hewan masuk ke dalam shell (cangkang) untuk keamanan dari pemangsa atau ketika merasa terganggu. Selain itu, cangkang dari marmer juga digunakan sebagai nacre dan di beberapa tempat opercula telah digunakan sebagai pemberat kertas. lengkapnya di sini


EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI KONSERVASI LAUT DALAM SUSTAINABILITY SUMBERDAYA KELAUTAN

Supyan, MSP/FPIK/Universitas Khairun Ternate

Sumber daya kelautan merupakan salah satu kekayaan alam yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Akan tetapi pemanfaatannya sampai saat ini kurang memerhatikan kelestariannya. Akibatnya, terjadi penurunan fungsi, kualitas serta keanekaragaman hayati yang ada.

lanjutkan sampai tuntas


Siapa yang tidak kenal dengan Wakatobi ?
Taman Laut WakatobiWakatobi adalah salah satu pusat penyelaman terindah di dunia, terumbu karang dan panorama di bawah lautnya yang masih masih alami menjadi daya tarik daerah ini.

Akhir-akhir ini, Kementrian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Pemerintah Wakatobi membuka Sekolah Perikanan Internasional yang dilengnakpi dengan “Laboratorium  Bawah Laut Kabupaten Wakatobi di Pulau Hoga, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dan yang menakjubkan adalah Laboratorium ini akan menjadi pusat penelitian berbagai jenis terumbu karang dan bio energi dunia.  next


Kawasan Konservasi Perairan dan Perikanan Berkelanjutan

Kawasan Konservasi DaerahSemakin pesatnya pertambahan penduduk yang menempati wilayah pesisir membuat ancaman terhadap keberadaan sumberdaya pesisir itu sendiri juga semakin besar. Dampaknya adalah terjadinya eksploitasi besar-besaran sumberdaya pesisir, terutama dalam usaha-usaha ekstensifikasi wilayah peruntukan yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi. Dari sisi ketersediaan sumberdaya yang berkelanjutan, pembangunan yang tidak memperhatikan aspek kelestarian akan mengurangi kemampuan sumberdaya pesisir itu sendiri dalam mendukung fungsi pelayanan bagi keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir dalam jangka panjang. Pengabaian terhadap tata ruang wilayah pesisir, pemanfaatan yang bersifat destruktif, tidak jelasnya kebijakan dalam pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir, serta rendahnya keterlibatan masyarakat akan bermuara pada kurang optimalnya pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir.
baca selanjutnya untuk mengetahui bukti-bukti ilmiah manfaat kawasan konservasi perikanan